MEMBERSIHKAN ABU VULKANIK SESUDAH HUJAN ABU

YANG HARUS DILAKUKAN:

  • Pakailah masker sebelum membersihkan, “recommended masks”, www.ivhhn.org. Jika Anda tidak memiliki masker, gunakan kain yang dibasahi. Di lingkungan yang kering, gunakan pelindung mata (kacamata) selama pembersihan.
  • Basahi abu dengan mencipratkan air. Hal ini akan memudahkan dalam pembersihan dan mencegah angin menerbangkan abu.
  • Gunakan sekop untuk membersihkan sebagian besar endapan abu tebal (lebih dari 1 cm). Gunakan sapu untuk membersihkan abu dalam jumlah yang lebih sedikit.
  • Buanglah abu di kantong plastik yang cukup kuat untuk menampung abu atau langsung ke truk jika ada.
  • Berhubung hampir seluruh atap rumah/bangunan tidak akan kuat menyangga abu basah dengan ketebalan 10 cm, maka jagalah dan bersihkanlah atap bangunan dari tumpukan abu yang tebal.
  • Abu gunungapi sangatlah licin. Harap berhati-hati jika Anda memanjat atap bangunan.
  • Talang dan saluran air akan dengan cepat tersumbat jika ada abu gunungapi, maka bersihkan.
  • Potonglah rumput hanya setelah hujan atau gerimis, kemudian masukkan ke dalam kantong sampah.
  • Carilah informasi tentang pembuangan limbah abu gunungapi ke instansi terkait. Sebaiknya sampah abu gunungapi dibedakandengan sampah normal untuk memudahkan pembuangan akhir sampah. Pencampuran
  • sampah normal dan sampah abu gunungapi dapat menyebabkan kerusakan truk pengangkut sampah.
  • Lembabkan abu di halaman dan jalan-jalan untuk mengurangi suspensi abu. Namun, perlu diingat bahwa pemberian air jangan terlalu banyak. Hematlah air bersih. Koordinasikan penggunaan air dengan instansi terkait untuk pembersihan abu.
  • Bukalah pakaian yang telah dipakai di luar ruangan sebelum memasuki rumah/bangunan.


YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN:


  • Abu jangan diberi air terlalu banyak karena akan membentuk massa yang keras sehingga akan lebih sulit untuk dibersihkan. Di atas atap, abu yang bercampur air ini akan memberi beban lebih berat, sehingga dapat menyebabkan runtuhnya atap.
  • Jangan membuang abu di taman atau di pinggir jalan.
  • Jangan mengalirkan abu ke talang, saluran air. Hal ini akan menyumbat saluran tersebut.
  • Jangan berkendara di jalanan yang dipenuhi dengan abu, jika memang tidak diperlukan. Perlu diketahui bahwa abu gunungapi dapat merusak kendaraan bermotor.


Sumber: PANDUAN PENCEGAHAN TERHADAP HUJAN ABU GUNUNGAPI: SEBELUM, SELAMA DAN SESUDAH HUJAN ABU

International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Cities
on Volcanoes commission (IAVCEI), GNS Science,
dan United States Geological Survey (USGS)



Apa yang harus dilakukan saat terjadi hujan abu gunungapi


  • Jangan panik, tetaplah tenang
  • Tetap berada di dalam ruangan
  • Jika berada di luar ruangan, carilah tempat perlindungan, misal gedung maupun mobil
  • Gunakanlah masker, sapu tangan atau pakaian Anda untuk menutup mulut dan hidung
  • Jika peringatan akan abu gunungapi disiarkan sebelum hujan abu, pulanglah ke rumah Anda
  • Jika hujan abu terjadi ketika Anda sedang di luar rumah (kantor maupun bepergian), tetaplah untuk berada di dalam ruangan sampai hujan abu reda
  • Prioritaskan penggunaan telepon Anda untuk telepon gawat darurat
  • Selalu pantau radio lokal untuk informasi tentang aktivitas gunungapi
  • Jangan gunakan lensa kontak karena akan mengakibatkan kerusakan kornea
  • Jika terdapat abu di dalam air, biarkanlah mengendap terlebih dahulu. Gunakan air yang bersih dan tidak keruh.
  • Jika ada banyak abu di tendon air, jangan gunakan air dalam tandon tersebut untuk mesin cuci maupun mesin cuci piring. Air terkontaminasi abu gunungapi dapat menyebabkan risiko kesehatan.
Sumber: PANDUAN PENCEGAHAN TERHADAP HUJAN ABU GUNUNGAPI: SEBELUM, SELAMA DAN SESUDAH HUJAN ABU

International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Cities
on Volcanoes commission (IAVCEI), GNS Science,
dan United States Geological Survey (USGS)
From YOGYAKARTA's Facebook


Judul Menyusul #1 Ucapan Selamat Datang!


Dunia selalu menyimpan semua kenangan yang pernah terjadi. Kunci dalam sebuah kenangan masa kecil adalah kampung halaman. Kunci gerbang masa lalu adalah tempat kenangan itu berada. 

Tak seperti hari biasanya, Sebuah mobil mewah terparkir gagah di pintu masuk sebuah pemukiman kumuh Ibu Kota. Seseorang lalu keluar dari mobil itu, di susul oleh satu orang lagi yang keluar dari kursi depan. Semua mata penduduk yang ada disana tertuju pada mereka, Tentu saja setiap penduduk yang melihat mereka akan mempunyai ekspetasinya sendiri, ada yang menganggap mereka adalah kontraktor yang sedang berencana untuk menjadikan kawasan kumuh ini menjadi gedung pencakar langit atau tempat perbelanjaan modern dan untuk mereka yang berprasangka baik mungkin akan mengira mereka adalah dermawan yang akan menyumbangkan sebagian hartanya kepada mereka, tapi masih adakah orang yang berprasangka baik di dunia yang penuh dengan ketidak pastian ini?.
                Senyum kecil menghiasi pemuda yang menggunakan kaos polo hitam dan celana jeans ini, “Ternyata sudah banyak berubah ya bang!” sembari menengok ke Pemuda yang memakai kemeja putih tanpa dikancingi dan dilapisi kaos berwarna hitam. “Iya de, rasanya baru kemarin..” Pemuda itu belum selesai bicara dan terlihat  Sekelompok pemuda berteriak memanggil mereka.
“hey kalian!! Mau apa kalian disini?” nada seorang Pria dengan kaos oblong yang dia tengteng dan celana jeans panjang yang dipotong menjadi pendek seolah memimpin 4 orang pemuda lainnya. Dengan cepat ke empat orang itu mengerumuni mereka. Dua pendatang itu terpojok berada di depan mobil mereka. “Hey, jawab!!” seorang pemuda lain diantara 5 pemuda itu berteriak jengkel.
“Oke, tenang-tenang ya..” Pemuda dengan polo hitam itu mulai menenangkan suasana sambil menahan emosi abangnya yang berada tepat di samping kiri Dia. Lalu pemuda yang seolah pemimpin rombongan terlihat jengkel dan seolah akan memukul pemuda berkaos hitam.
“Sudah..sudah.. Hentikan!” Ibu Paruh Baya berlari kecil menghampiri kerumunan anak muda. “Aku bilang hentikan!!” Suara Ibu itu mulai meninggi, semua mata pemuda melihat ke Ibu tersebut, tanpa di komando lagi para Pemuda pemukiman tersebut mundur satu langkah untuk memberikan ruang kepada dua pendatang. “Sudah!, hentikan Joni! Apa yang mau Kau lakukan!” dengan nafas sedikit terengah-engah dengan posisikedua tangan di pinggang, Ibu paruh baya itu melihat tajam ke Joni pemuda yang tidak memakai baju sekaligus pemimpin rombongan pemuda pemukiman tersebut.
“Aku hanya mengajarkan tatakrama pada mereka Bu!” nada suara Joni meninggi tanda kecewa pada Ibu yang membela pendatang. “Aku curiga meeka adalah kontraktor yang akan menggusur pemukiman kita!”. “ya benar mpok!” pemuda pemukiman lain membenarkan prasangka Joni. “Siapa yang pendatang? Tentu saja mereka bagian dari kita, benarkan Bambam, wandi?” sembari melirik kepada dua pendatang tersebut. Bambam adalah nama panggilan kecil Pemuda pendatang dengan kaos polo,  Nama asli nya adalah Bambang namun karena suatu hal dia jadi dipanggil bambam dan abangnya yang usianya terpaut 3 tahun bernama Wandi.
“Maksud Ibu apa? Apakah Ibu mengenal kedua orang ini?” sembari menggunakan isyarat tangan seperti orang yang sedang berpidato. “Tentu saja Ibu tidak akan lupa mata yang menyimpan semua ketegaran, mata yang diwarisi dari wanita terkuat yang pernah Ibu kenal. Ya.. mereka mempunyai mata sama seperti Ibu mereka!” Semua menjadi hening tanpa suara, lalu si Ibu melanjutkan pembicaraannya “Apakah kalian masih mengenal Ibu?”. “Mohon maaf Bu, Aku tidak mengenal Ibu!” Ucap Bambam sembari mengingat kenangan masalalu, “Tentu saja kalian melupakan Ibu, sekarang semua coretan kehidupan sudah banyak terpampang di muka Ibu. Apalagi kalian mempunyai banyak kenangan yang membuat kalian lebih baik melupakan tempat ini.” Sambil berjalan mendekat ke Bambam dan Wandi. “Tentu saja aku ingat, Mamah Neli” Ucap Wandi sambil berjalan menyambut Ibu paru baya tersebut sampai mereka berada dekat dan saling berhadapan, Pemuda yang lain terdiam seolah melihat laga pentas di teater terpopuler Dunia. “Tentu saja Aku ingat Mamah Neli!” Mata Wandi mulai berkaca-kaca. “Aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikan mamah kepada keluarga Kecil Kami, dulu. Aku tidak akan pernah melupakan tempat yang pernah memberikan pelajaran berharga di kehidupan Kami.” lalu tangan yang kokoh itu memeluk Ibu paruh baya itu. “Kami banyak belajar tentang kehidupan disini, disini pula kenangan terburuk dan kenangan paling menyedihkan terjadi. Aku tidak mungkin melupakan tempat ini!” Suara isak tangis mulai terdengar. “Sudah-sudah, sebenarnya apa yang sedang terjadi disini!” Joni merasa heran dengan semua sandiwara yang di tontonkan oleh Ibunya dan Pemuda pendatang. Wandi mulai melepas pelukannya lalu melihat Joni yang daritadi melihat adegan yang dia tidak mengerti. “Hay Joni.. mmh apakah benar kau Joni? Ternyata Kau juga bisa tumbuh seperti Kami “Bukankah dulu Kau sering bermain bersama Bambam? Tentu saja Bambam dulu tak sebesar ini! hahaha” menunjuk Adiknya yang terlihat berbadan tinggi dengan dada yang bidang. “Bambam…bambam…bambam…. Bambam!! Benarkah kau bambam anak dari Ibu Sukmawati?” sambil memperlihatkan muka kaget. “hai Jon, sudah lama kita tidak bertemu!” sambil tersenyum kecil dan menggaruk kepala bagian belakang dengan tangan kanannya. Tentu saja mendengar kata-kata dari Kakaknya Bambam langsung ingat semua. Joni dan pemuda lainnya terdiam, terlihat beberapa pemuda lain saling berbisik satu sama lain. “Sudahlah!, sampai kapan kalian akan berdiri disini. Apakah kalian tidak mau berkunjung? Atau kalian takut baju kalian kotor?” Mamah Neli bergurau sambil mengeluarkan senyum kecil. “hahaha tentu saja kami akan berkunjung!” Ujar Wandi. Terus mereka berjalan menuju ke Pemukiman.
 Pemukiman ini menjadi kunci gerbang ingatan masalalu Bambam dan Wandi, Tentu saja disini mereka mencari sesuatu, sesuatu yang hilang tertimbun semua kenangan pait di masalalu dan untuk menemukan jawabannya mereka harus membuka ingatan masa lalu mereka dan Pemukiman inilah kuncinya!. Selamat datang di istana triplek dengan sampah menjadi aksesorisnya dan bau sungai yang menjadi pengharum ruangannya. Selamat datang di Dunia lain Ibu Kota! Perlahan tapi pasti Ridwan dan Bambam membuka gerbang masalalu mereka, masalalu yang harusnya mereka lupakan!. Apa yang mereka cari?

****
Bersambung….

Satu Hati Dua Dunia: #1 Pertemuan


Dunia tak akan menjadi penghalang untuk saling berbagi kasih dalam satu hati. Berbagi untuk mengisi setiap kekosongan di dalam dua dunia yang berbeda, ketika kita bersama makan dunia akan melebur menjadi satu. Satu hati satu dunia dalam sebuah kebersamaan.

Noname: “hey.. lagi dimana nih?”
sebuah chat masuk kea kun FB ku, Aku melihat samr-samar wajah kecil di dalam jendela chat wajah yang tak asing tapi siapa?. “sejak kapan aku berteman dengan dia?” pikirku menerawang mengingat kontur wajah yang tidak jelas. Aku klik nama dia dan kulihat profil dia “hmmm.. ternyata Permintaan pertemanan Dia masih menunggu konfirmasi dariku. Hmm.. ga ada mutual frend nya”. Lalu Aku mulai balas chat dengan user Rosy Ramadhani tapi sebelum itu tentu saja aku konfirmasi permintaan pertemanan Dia.
Rendi Kurniawan: “Siapa ya?”  aku mengetik dengan cepat lalu seolah diburu waktu diapun langsung membalas chat ku.
Rosy Ramadhani: ” Hmmm……”  
Rendi Kurniawan: “Hmmm?” Aku mulai bingung dengan pemilik Album ini. “Apa dia Cuma orang lain yang sok kenal sok dekat?” Aku menikmati  segelas coklat panas yang telah kupesan, Coklat Panas memang nikmat apalagi saat musim semi yang mulai terasa dingin. Oke, aku mulai fokus kembali ke Pamilik akun Rosy ini. Aku mulai menelusuri timeline Dia, “Hmmm ternyata cewe ini asal Cianjur!” sejenak ku memikirkan sebuh desa kecil di Cianjur, tempat tinggalku sewaktu SD dulu.
Rosy Ramadhani: “L, Lupa ya?”
Sial..Aku benar-benar tidak ingat dengan nama ini. Namun Lekukan wajahnya memang tak asing. Tapi siapa?
Rosy Ramadhani: “huh.. Dasar tembem! Hihih”
“tembem?!”  Oke, ingatanku mulai terbuka. Dulu sewaktu SD memang badanku gendut dan pipiku tembem, dan orang yang selalu memanggilku tembem adalah…
“Oci! temanku sewaktu di Cianjur dulu!.” Pikiranku langsung kaget dan aku Klik foto PP FB Dia dan kupandang lekat-lekat. Mata, Hidung, Alis. “Ya.... Tidak salah lagi!” Aku setengah kaget karena Sudah hamper 15 tahun kita gak bertemu, terakhir kita ketemu pas Keluargaku pindah dari Cianjur menuju Lampung pas usiaku 9 tahun.  Rosy adalah Adik kelasku di SD dulu, Rumah kami saling berhadapan dan hanya di pisahkan oleh tanah lapang yang sesekali dipakai untuk menjemur padi atau bermain kasti. “Oci” Itulah panggilannya waktu dulu.
 “Kenapa aku lupa nama asli Dia” Aku sedikit menyesal karena aku tidak mengenalinya dari awal. “Oci!” Aku mulai tersenyum kecil mengingat semua kenangan di Cianjur. Sepertinya Oci merupakan kunci dari kenangan itu. Oci membuka kembali kenangan masa lalu yang sempat aku lupakan. Entah sejak kapan Aku kenal Dia yang jelas Dia telah menjadi temanku sejak aku kecil. Oci lebih muda 2 tahun dari Aku namun karena rumah kita berdekatan dan anak laki-laki di Desa Kami sedikit , membuat kita menjadi teman yang sangat akrab.
****
Pagi buta para petani sudah membawa parang  mereka berjalan beriringan dengan menggunakan caping yang terbuat dari anyaman bambu. Tangan yang satunya lagi membawa nasi untuk makan siang nanti, dengan botol air mineral yang telah di isi air teh, sepertinya mereka akan bekerja seharian di sawah. Aku melihat pemandangan ini setiap hari  saat aku dibangunkan oleh ayam pelung milik Bapa yang suaranya melengking layaknya sasangkala. Sebenarnya hari ini hari minggu tapi sekali lagi. Ayam Pelung Bapak sangant getol membangunkan anak yang mulai malas bangun ini. “Ahh nikmat sekali udara pagi ini!” Gumamku di teras rumah, Sebenarnya sih aku di suruh buat nyapu halaman tapi rasa kantuk ini membuatku ingin lebih lam bermalas-malasan.
“pagiii tembemm!” Suara cempreng anak cewe terdengar dari sebrang lapangan kecil depan rumah. “haii ci!, mau kemana nih?” Aku mulai berdiri melihat Oci dan Ibu nya yang sudah bersiap untuk pergi ke sawah. Ibunya Oci adalah Petani, lebih tepatnya Buruh Tani karena Beliau hanya menggarap sawah milik orang lain.
“Mau bantuin Emak di Sawah, mau ikut ga?” Sambil berteriak dan melambaikan tangan nya mengajak Aku untuk ikut. Tanpa pikir panjang Aku berteriak ke orang rumah dan minta ijin. “Maahhh, aku ikut Oci ke sawah ya!” dan Aku terdiam sejenak untuk mendengar jawaban Mamahku dari dalam rumah. “eehh.. mau apa ke sawah?” suara Mamahku terdengar kecil, mungkin lagi di Dapur. “ Mau bantuin mamah Oci!” dan aku mulai berlari kecil menghampiri Oci dan Mamah nya dan suara mamah ku terdengar sayup-sayup menyuruh buat sarapan dulu, tapi aku tidak menghiraukan suara Mamahku.
Perjalanan ke sawah!, ini bukan kali pertama Aku ikut bersama Mamahnya Oci danOci ke sawah. Seperti biasa Para Petani berjalan beriringan menuju Sawah. Mereka menunggu Para Petani lain melewati rumah mereka untuk bisa berangkat bersama Pemandangan ini seperti Jkarta di pagi Hari, Penih dengan mobil yang mau berangkat kerja dengan jam masuk yang bersamaan, tapi tentu saja para petani ini suatu hal yang jauh berbeda dengan pemandangan di Ibu Kota. Mereka keluarga! Ya.. para petani seperti keluarga, di sepanjang perjalanan mereka berbagi cerita-cerita entah itu kabar burung yang sedang hangat di perbincangkan atau permasalahan dapur yang semakin hari semakin mahal. Aku membantu membawakan bekal makan siang kita, tentu saja aku suka masakan mamah Oci, walaupun isinya lauk pauk sederhana. Syukurlah Oci dan Mamahnya tak pernah marah ketika Aku minta tambah,Hahaha.
Di Sawah, Para Petani pun mulai berpisah, menuju lahannya masing-masing dan sebagian lagi tetap bersama karena lahan mereka sama tentu saja hal ini mungkin terjadi. Mereka adalah Buruh Tani, di setiap luasan sawah di tanganin  oleh beberapa Buruh Tani, Bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidupnya? Entahlah, yang kutahu mereka masih bisa tetap hidup. Alangkah bijaksananya Tuhanku. Akhirnya, Kita sampai di Sawah. Mamah Oci dan Petani yang lain menyimpan brang bawaan mereka dibawah pohon kresen yang memang banyak di Sawah.
“Taruh sini Rid!” Suruh Mamah Oci sambil menunjuk ke karung yang dijadikan alas. “Oh, iya!” sambil ku letakan bekal mereka di atas karung putih. Keluarga Oci, Hati mereka tak sesederhana kehidupannya.
****

“Excus me, can I sit here? Are you indonesian?” Suara wanita muda memudarkan semua lamunanku. Terlihat seorang wanita muda dengan rambut panjang yang di ikat entah menggunakan sumpit atau apalah namanya dan kacamata dengan frame hitam meminta Izin untuk duduk di set yang sama dengan tempatku duduk.
“yes, I’m indo….” Lalu aku perhatikan mukanya dengan seksama, aku lihat PP akun Rosy Ramadhani lalu ku lihat muka wanita tersebut.

“Ada yang salah tuan?” jawab wanita itu anggun sambil meminum the yang Dia beli, lalu dia membuka kacamata hitamnya dan diletakan tepat di samping cangkir the nya.
“Oci?? Km Oci kan!” dengan nada sedikit tinggi karna aku terkejut. Kenapa Oci yang ku kenal, Oci seorang yang sederhana dengan kehidupan sederhana bisa bertemu disini? Di kota metropolitan di Britania Raya, LONDON!.
“hehehe.. hai gembul! Akhirnya kita telah mencapai mimpi bersama kita, bertemu di tempat jam Besar dan megah Big ban.” Sambil mengeluarkan tawa khasnya yang sekarang Aku sadari sangatlah mempesona. “Aku telah menepati janjiku, sekarang aku menagih janjimu gembul :p “ Suara wanita itu nakal, seolah kita masih anak kecil.
Ya.. aku ingat sekarang, dulu Aku pernah membuat janji dengan dia.. dulu.. dihamparan warna coklat emas padi yang siap di panen. Diantara pepohonan kelapa yang melambai anggun tertiup angin.. aku ingat!

To be Continued…

Tentang Sebuah Impian yang Tak Pernah Padam





Terik matahari menyambut  diriku di negara yang aku cintai,indonesia, sudah hampir satu tahun aku tidak menginjakan kaki ini di tanah yang penuh dengan kenangan. Semenjak aku mulai menjadi pengajar dan guru besar di salah satu perguruan tinggi di jepang  aku selalu rindu akan sosok pertiwi yang elok membentang. Walaupun sekarang aku tinggal di negara yang segalanya serba cepat, tak pernah aku melupakan tanah kelahiranku ini. Begitupun istriku dan saya harap anaku merasakan hal yang sama walaupun dia hanya merasakan keindahan ibu pertiwi hanya setahun sekali untuk berkunjung  ke rumah mbah nya.
Kepulanganku kali ini tidak ditemani istri dan anaku karena aku hanya akan memberikan sebuah materi di sebuah perguruan tinggi negeri. Sebagai pengganti istri dan anakku, aku di temani oleh asistenku di perguruan tinggi,Kitaro, hampir satu tahun terakhir  Kitaro menemani setiap langkahku, dia banyak membantuku dalam setiap penelitianku. Setelah kami mengambil barang-barang kami, aku segera mencari taksi untuk mengantarkan kami ke rumah orang tua saya di kota kecil Cianjur karena kami datng ke indonesia 3 hari sebelum acara di langsungkan. Setelah saya mendapatkan taksi untuk mengantarkan  kita dari hirup pekuk perkotaan kami berdua langsung memulai perjalanan kami.
  Taksi terus melaju menerobos kemacetan ibu kota, suasana panas dan macet membuat darah naik ke kepala para pengemudi. Suara bising klakson menambah kemelut ibu kota. Selang berapa lama, kitaro memulai pembicaraan “ada apa dengan mereka? Apakah dulu anda mengalami ini setiap hari Prof?” Dia mulai terganggu dengan suara bising dari mobil-mobil yang terjebak macet. Aku pun tersenyum dan berkata  ”Kau tahu, suasana ini mengajarkan kita untuk bersabar!” . Akhirnya taksi yang kami tumpangi terbebas dari kemacetan dan mulai melaju kembali menyusuri ibu kota.

Cara Menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Mudah!

Indeks massa tubuh (IMT), atau indeks Quetelet, merupakan proksi heuristik untuk lemak tubuh manusia berdasarkan berat badan seseorang dan tinggi. IMT tidak benar-benar mengukur persentase lemak tubuh. Itu ditemukan antara tahun 1830 dan 1850 oleh polymath asal Belgia Adolphe Quetelet selama pengembangan "fisika sosial".
       Untuk menghitung Indeks masa tubuh kita membagi berat badan (BB) dengan tinggi badan (TB) (dalam meter) pangkat dua.

IMT= BB/(TB X TB)

adapun kriteria hasil hitungan adalah :
Indeks Masa Tubuh
Contoh penyelesaian kasus:
Di umpamakan berat Anda 70 KG dan tinggi anda 170 cm. Untuk mencari nilai IMT nya dengan cara

IMT= BB/(TB X TB)
IMT= 70/(1,7m X 1,7m)= 24,2214
IMT= 24,2214
Setelah itu lihat tabel kategori IMT, jadi kalau berat anda 70kg dan tinggi anda 170cm IMT Anda 24,2214 berarti anda ada di posisi beresiko menjadi obesitas.


Pengalaman Pramukaku (Rudi Asdi Yanto) #1

Pasukan Patriot Juara Umum Datang Coaba Nikmati Pramuka Ambalan Pangeran Hidayatullah Citra Resmi Nu Ayeuna (Dakoni Kalapa Cina)

              Pramuka merupakan Satu-satunya Organisasi Kepanduan di Indonesia, mungkin itulah salah satu isi yang terdapat dalam UU No.12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Disini Aku akan sedikit bercerita tentang diriku didalam sebuah wadah pembinaan watak dan kepribadian ini karena watak seseorang akan terbentuk dari lingkungan dan orang-orang disekitar mereka. Memang pengalaman Kepramukaanku tak sebanyak yang dikira, kegiatan kepramukaan yang pernah ku ikutipun layaknya “kebanyakan pramuka”, namun kata Pramuka ini seolah telah ada di dalam diri  ini. Aku merupakan salah satu Pramuka karir di antara banyaknya  Pramuka karir di Indonesia.
             Entah apa yang membuatku bertahan di Pramuka. Melihat dari latar belakang keluargaku maka tentunya orang lain akan heran kenapa Aku sangat suka mengikuti kegiatan Pramuka. Diantara keluargaku mungkin yang pernah menajadi seorang Pramuka adalah kakak Perempuanku dan itupun hanya mengikuti Pramuka golongan Penegak. Aku menjadi Anggota Gerakan Pramuka (Anggota Pramuka) saat aku duduk di kelas 1 SD saat itu aku mengikuti Pramuka karena Pramuka telah masuk di SD ku , kebetulan Aku masuk di sebuah SD swasta milik Yayasan Al-Azhar.
            Di SD ku dulu Pramuka menjadi sesuatu yang lumrah, kalau tidak salah setiap hari kamis kita harus berpakaian Pramuka. Latihan Pramuka pun dimasukan di dalam kurikulum pelajaran. Dulu Aku masih ingat memakai seragam Pramuka Siaga dengan celana pendek (yang sangat pendek sekali) untung belum baligh. Yang masih Aku ingat di Siaga ini adalah Perkemahan satu hari, dimana kita seolah berkemah namun tanpa berkemah (?), maksudnya hanya satu hari. Dimulai dari pagi sampai sore hari, tidurnya? Tidurnya pas siang hari x) wahh dunia yang menyenangkan. Di siaga juga kita diajarkan banyak tepuk, sekarang sih udah lupa hahaha.
            Masa penggalangku bisa di bilang premature, memang ini sesuatu yang salah tapi.. ya Aku sendiri tidak tahu haha. Ini terjadi kepada beberapa teman sekelasku juga. Saat itu aku duduk di kelas 4 SD kira-kira umurku 9 tahun diminta untuk mengikuti kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan oleh yayasan Al-Azhar yang berlaku untuk SD dan SMP Al-Azhar se-Indonesia yaitu jambore nasional Al-Azhar se-Indonesia (kalo gak salah). Disana Posisi Aku masih berstatus sebagai Pramuka Siaga dan jreng jreng.. Saat itu aku diseragami Pramuka penggalang bersama beberapa teman kelasku dan kakak kelasku di kelas 5. Alasan kenapa Aku dan teman kelasku di kirim karena SD-Islam Al-Azhar 18 Cianjur merupakan baru di Kota ku dan Aku disana sebagai angkatan ke-2. Dengan kata lain ketika Aku duduk di kelas 4, SD ku belum mempunyai Murid kelas 6.
            Jreng..jreng..jreng.. Dengan seragam baru (seragam Pramuka Penggalang) aku mulai berlatih sebagai pramuka penggalang untuk mempersiapkan diri mengikuti acara jambore. Nama Regu ku adalah regu Rajawali dan Pinru nya adalah kakak kelasku (namanya lupa). Oh ya.. saya berseragam penggalang ini hanya saat latihan, ketika jam pelajaran saya memakai seragam siaga :3, aneh bukan (baru menyadarinya). Untuk mempersiapkan ikut serta kegiatan ini kita dilatih layaknya seorang penggalang, kita mulai belajar baris berbaris, belajar menggunakan tongkat, tali temali, belajar sandi dll. Saat itu aku merasa bersinar, apalagi ketika menggunakan tongkat zaman itu lagi rame-ramenya film Captain Tsubatsa dan kata-kata yang legendaris dari Tsubatsa pun merasuki pikiran Aku. “Tongkat adalah teman” itulah salah satu kebodohan ku saat Siaga menjadi penggalang hahaha. Saat belajar sandi pun aku merasa seolah aku menjadi seorang detektif handal, aku sangat antusias untuk bisa belajar (mungkin ini efek Siaga menjadi Penggalang). Sandi yang waktu itu aku pelajari adalah sandi morse, sandi kotak 1-3 , sandi rumput dan isyarat semaphore dan Alhamdulillah saat itu saya menguasai semuanya (kecuali morse yang masih harus nyontek catatan :p ).
Kegiatan pertamaku di penggalang ini diselenggarakan di kampus Al-Azhar juga, kalo gak salah di daerah Bintaro. Acaranya standard seperti kebanyakan jamboree, namun yang berbeda itu adanya pengembaraan dan dalam pengembaraan itu terdiri dari beberapa pos. Yang membuatku bangga saat itu (sebenernya bangganya sekarang sih pas dewasa :p) ternyata di Usia siaga aku bisa mengikuti ritme pos yang ada seperti Atraksi tongkat dimana kemampuan PBBAB dan keindahan atraksi tongkat kita tampilkan disni. Yang lainnya adalah kemampuan sandi, kalo tidak salah disana aku memimpin dalam pemecahan sandi kotak, yang terakhir adalah membuat tiang bendera dan melakukan simulasi pengibaran benderanya (apakah uisa Siaga sekarang bisa melakukannya? :p ).

Beres Latihan narsis dulu

           Oke setelah kegiatan itu berakhir aku kembali dengan seragam Siagaku, lalu di pertengahan kelas 5 kita dilantik menjadi Pramuka Penggalang, kalo gak salah waktu itu ada persami. Ohya waktu di Siaga kita tidak mengisi SKU. Kembali lagi ke penggalang, kegiatan penggalang ini berbeda dengan Siaga yang latihan selalu membuat lingkaran besar lingkaran kecil.. lingkaran besar. Di penggalang ini kita lebih mengisinya dengan keilmuan PBBAB dll terkadang saat jam Pramuka kita meminta untuk mengadakan perjalanan ke sawah dan perkampungan yang ada di belakang kampus sekolah. Alasannya bukan karena kita suka berpetualang tapi dengan berjalan-jalan waktu yang digunakan akan lebih banyak dan memotong waktu belajar yang lain :v . Untuk perlombaan yang pernah diikuti…………….(aku lupa)
         Dan Kelas 6, Event yang sama di dua tahun yang lalu kembali diselenggarakan, aku di pilih kembali menjadi salah satu anggota regu yang akan dikirim ke jambore.Ada yang berbeda di persiapam sekarang, yaitu kita harus menempuh SKU agar “tidak memalukan” , jadi saat persiapan kita mulai mengisi SKU dan sayangnya Aku hanya bisa mencapai Penggalang Ramu. Kegiatan jamboree yang sekarang diselenggarakan di Bumi perkemahan Cibubur. Kegiatan yang masih Aku ingat adalah saya dan perwakilan kontingen lain mengunjungi peternak lebah yang ada di cibubur dan Produknya dikemas dengan nama Madu Pramuka. Terus kegiatan lainnya hampir sama seperti kegiatan jamboree dan kemah pada umumnya.

          Oke langsung masuk ke Pramuka Penggalang di SMPN 1 Cianjur Pasukan Patrion Gugusdepan 01001-01002. Diawali pas Masa Orientasi Siswa (MOS) dimana ada satu hari yang digunakan untuk penampilan Eskul. Jujur saat itu aku tidak berniat untuk melanjutkan kiprahku di Pramuka dan jreng…. Teman baru di sekolah baru… aku masuk kelas, hening… pakaianku adalah yang paling berbeda dibanding peserta MOS lain, aku memakai batik hijau (batik khas SDI Al-Azhar ditambah celana pendek berwarna hijau) dan yang lain memakai seragam merah dan putih. Aku menjadi seseorang yang berbeda, oranglain mempunyai teman (setidaknya satu teman untuk bisa berbagi meja dan bangku). Aku memilih bangku kosong dan berharap ada orang lain yang mau menemani dan ternyata tidak ada T_T. Sampai akhirnya ada seseorang yang telat dan …….. tobe continued

Sett dahhh…. Udah panjang.. udah ya.. segini dulu aja.. tapi percaya deh gak bakalan sepanjang te*sanj*ng hahaha...

Peluang Bisnis Ikan Hias Guppy yang Menawan


Jenis Ikan Hias Guppy

Minggu 3 November kemarin Aku menyempatkan diri untuk berkunjung ke Sunday Morning (Sunmor) yang selalu ada di jalan olahraga di dekat Kampus UGM, Yogyakarta. Saat melihat berbagai jenis dagangan, maa saya tertuju kepada tukang penjual ikan hias. Saat masih SMP Aku sangat suka memelihara ikan hias. Namun semenjak kuliah aku belum pernah mempunyai ikan hias (lagi).
Itulah sebabnya di postingan saya kali ini akan membahas tentang ikan imut yang menwan hati, Guppy!.
Untuk pecinta Ikan hias, Aku akan memeberikan sedikit gambaran tentang Ikan Guppy ini.

Apa itu Ikan Hias Guppy?
Gupi merupakan anggota suku Poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan baik dari ukuran dan bentuk tubuhnya, maupun dari warnanya (dimorfisme seksual). Panjang total tubuh ikan betina antara 4–6 cm, sedangkan jantannya lebih kecil, sekitar 2½–3½ cm. Ikan jantan memiliki warna-warni yang cemerlang dan amat bervariasi, terutama pada ikan hibrida. Ikan gupi liar warnanya lebih sederhana, meski jantannya tetap berwarna-warni dengan dua buah bintik hitam seperti mata di sisi badan: yang satu di bawah sirip punggung dan yang lainnya di atas sirip dubur[2]. Gupi liar betina bertubuh tambun dengan warna kuning kecoklatan dan susunan sisik yang membentuk pola seperti jala (reticulata = dengan pola jaring atau jala), dan perut gendut berwarna putih.
biasanya untuk menikmati keindahannya di aquarium orang-orang akan membeli dalam jumlah yang banyak, karena ikan berjuluk seribu luput ini akan tampak indah dipandang jika berenang dan bergerombol di dalam aquarium, apalagi jika aquarium di lengkapi dengan lampu hias yang berwarna warni.

Berapa Harga Ikan Guppy di Pasaran?
Untuk menghindari penipuan oleh Oknum Pedagang. Saat ini harga pasaran Ikan Guppy di took ikan hias berkisar antara Rp 1000,00- 2000,00 per ekornya (harga betina sedikit lebih murah dibandingkan jantan).

Ikan Guppy sebagai lahan bisnis?
Dilihat dari jumlah pemesanan Ikan Guppy dan harga dari Ikan Guppy yang cukup menjanjikan, maka bukan tidak mungkin Ikan Guppy ini menjadi salah satu lahan bisnis. Kita disini bisa berperan sebagai breeding atau peternak dari ikan Guppy. Berternak atau budidaya Ikan Guppy ini mudah dilakukan karena Ikan Guppy merupakan salah satu ikan air tawar ang “tidak cengeng” perawatannya mudah dan tidak memerlukan lahan yang banyak.

Peluang Bisnis?
Disini saya akan mengcopy paste salah satu blog yaitu http://denicage.blogspot.com/2013/02/peluang-bisnis-ternak-ikan-guppy.html yang isinya:
Artikel ini merupakan hasil rangkuman singkat dari majalah Trubus yang terbit pada tahun 2003, yang mengulas seorang yang sukses beternak ikan guppy di Jakarta timur, dengan judul "Panen Rp 5 juta dari halaman", lahan yang dipakai halaman depan rumah dengan luas 100 meter persegi.

            Adalah Ahmad Yusuf menanamkan modalnya untuk membuat puluhan aquarium  ukuran 100x30x35 cm untuk tempat indukan dan pembesaran burayak yang ditaruh pada rak-rak kayu bersusun tiga, dengan manajemen yang baik aquarium pembesaran  sebanyak 60 buah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu umur 1 bulan, 2 bulan dan 3 bulan. Setiap kelompok umur dipelihara 20 aquarium yang masing-masing diisi 300 ekor. Sementara untuk proses pemijahan ia menggunakan 4 kolam permanen sedalam 30 cm dan pembesaran larva memanfaatkan baskom plastik berdiameter 30-40 cm. Alhasil dengan memanfaatkan lahan halaman tersebut dalam sebulan ia dapat menghasilkan 6000 ekor dan mendapat laba Rp. 5 juta.
        Untuk memasarkannya ia memasok ke seorang pelanggan di kawasan Menteng, Jakarta. Lambat laun permintaan pun  datang dari berbagai daerah luar kota, seperti bandung, Semarang, dan Malang. Menurut Yusuf puncak penampilan ikan guppy bisa bertahan 3 sampai 4 bulan saja, setelah berumur 7 bulan tubuh ikan mulai bungkuk dan ekornya layu, sehingga mau tidak mau konsumen membeli ikan guppy yang baru dan tampil lebih prima.


Budidaya Ikan Guppy?

Ikan Guppy bersifat ovovivipar, yaitu pembuahan terjadi di dalam tubuh, embrio disimpan dan terus berkembang dalam tubuh induk, akan dilahirkan sebagai anak setelah kurang lebih 20 hari masa kehamilan. Ikan betina mampu menyimpan sperma dalam tubuhnya sehingga dari satu kali perkawinan dapat melahirkan sampai tiga kali dengan jarak waktu antar kehamilan 7-43 hari, dengan selang waktu antara melahirkan anak dengan pemisahan induk betina dari jantannya berkisar 16-35 hari.

Mungkin untuk Budidaya Ikan Guppy akan saya pisahkan di Artikel yang lain.

Tawa di Pagi Hari



Pagi tadi mentari menyapa, entah apa yang membuat mentari menyapa.. mungkin tiada awan yang tersisa.

Ternyata Dia bertanya akan hal yang memang telah Dia ketahui sejak lama. Ya… mungkin dia lupa di awal tahun kemarin aku tidak pernah menatap mentari pagi.

Bukankah semuanya jelas? hahaha.. membuat senyumku terpancar dalam sunyi, sendiri, ditemani detak jam yang tak pernah berhenti.
Tenanglah mentari, walaupun aku tidak melihatmu tapi kau akan selalu ada? percayalah akan tuhan yang telah menyuruh bumi tuk mengelilingimu. seperti pelari atau mungkin balap rally.

Pergilah bersama rembulan, karna aku pun telah menemukan sesuatu di ufuk timur sana. pengganti mentari yang telah lari bersama mimpi.
setidaknya mentari pagi ini membuatku terpingkal, senyum melebar.

memberikan suara aneh di dalam sebuah kesunyian pagi. hahaha.. entah kenapa aku merasa semua ini menjadi lucu, entah kenapa aku merasa bahagia, entah kenapa aku merasa kehilangan… namun bukan kehilangan mentari. aku takut kehilangan sahabat. :)
untuk sebuah nama, untuk sebuah kenangan, dan untuk sebuah kepastian yang akan datang. Yakinlah akan masa depan! Allah Know the best!

7 Wisata Indah di Kabupaten Cianjur

Cianjur merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat. Cianjur terletak diantara Sukabumi, Bandung, Bogor, dan Purwakarta. Kabupaten Cianjur memiiliki banyak tempat yang menarik sehingga bisa dijadikan tempat wisata yang bisa menjadi pilihan anda kelak. Disini saya akan sedikit memaparkan 7 objek wisata yang ada di Cianjur, walaupun Cianjur memiliki banyak objek wisata tapi disini penulis ingin menyampaikan hanya 7 objek Wisata yang menurut penulis harus di pertimbangkan oleh para turis baik itu local maupun mancanegara.
1. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango


Gunung Gede merupakan tempat paling favorit untuk pendakian dan berkemah. Hampir setiap pekan, ada saja pencinta alam yang mendaki puncak Gunung Gede setinggi 2.958 meter itu. Dari puncak Gunung Gede dapat disaksikan kota-kota terdekat, seperti Cipanas di sebelah utara, Sukabumi di selatan, Bogor di barat laut, dan Cianjur di sebelah timur.
2. Taman Bunga Nusantara


Taman Bunga Nusantara (TBN) banyak memiliki beragam koleksi bunga yang indah dan segar, mulai dari tanaman untuk iklim tropis maupun untuk iklim dingin, bahkan tidak hanya bunga yang berasal dari Indonesia, bunga yang berasal dari seluruh dunia pun ada. Selain menyegarkan mata, kita juga akan mendapatkan banyak wawasan baru mengenai bunga.
Jl. Mariawati Km. 7 Desa Kawung Luwuk, Cipanas, Cianjur
Tel. 0263-581617, 581618 Fax. 0263-581616

3. Situs Megalitikum Gunung Padang


Situs yang menarik untuk dikunjungi ini berada di Kampung Gunung Padang dan Kampung Panggulan, Desa Karyamukti Kecamatan Campaka, merupakan situs megalitik berbentuk punden berundak yang terbesar di Asia Tenggara. Di kalangan masyarakat setempat, situs ini dipercaya sebagai bukti upaya Prabu Siliwangi membangun istana dalam satu malam. Bangunannya terdiri dari lima teras dengan ukuran berbeda-beda. Batu-batu itu sama sekali belum mengalami sentuhan tangan manusia.

4. Pantai Jayanti, Cidaun

Pantai yang indah dan menarik ini berdampingan dengan Cagar Alam Bojonglarang dan pelabuhan nelayan. Pantai ini masih alami dengan ombak yang indah dan angin bertiup perlahan-lahan menambah nyamannya berekreasi tempat ini. Berlokasi di Kecamatan Cidaun, yang jaraknya 139 Km dari Kota Cianjur.

5. Kebun Raya Cibodas

Dalam kiprahnya selama ini Kebun Raya Cibodas telah banyak memberikan kontribusi dalam memajukan bidang konservasi, pendidikan, penelitian, dan juga pariwisata. Jadi Kebun Raya Cibodas bukan Cuma berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai tempat pendidikan dan penelitian. Sebagai tempat penelitian, Kebun Raya Cibodas dengan luas sekitar 125 ha ini tampaknya layak menyandang predikat itu. Didalamnya terdapat beberapa tempat yang indah dan juga memiliki keanekaragaman koleksi tanaman eksotik yang tak bisa dinikmati hanya dengan satu kali kunjungan. 
Jl. Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Cianjur, 
Jawa Barat - 43253. PO. Box 19 SDL-Cianjur
Phone: 0263-512233, 520448, 520467 Fax.: 0263-512233 
Email: krcibodas@lipi.go.id

6.  Kota Bunga, Cipanas, Cianjur


Arena fantasi merupakan arena bermain anak & keluarga yang terletak di kawasan Villa Kota Bunga, Puncak. Berbagai pilihan rekreasi menarik bisa Anda lakukan bersama-sama keluarga. Tersedia juga fasilitas untuk rombongan dengan kapasitas lebih dari 600 orang. Jadi tunggu apalagi, segera kunjungi Arena Fantasi dan dapatkan sensasi liburan spektakuler.

Little Venice (Danau Sejuta Pesona)
Little Venice merupakan salah satu Area Wisata Keluarga di Kota Bunga. Lokasi wisata dengan medium danau ini memiliki pemandangan sejuta pesona. 

Sungguh suatu pengalaman tak terlupakan saat berkunjung ke Little Venice. Juga tersedia fasilitas untuk rombongan dengan kapasitas lebih dari 1000 orang. Jadi tunggu apalagi pilihan berlibur di Little Venice adalah sangat tepat.

Permainan lain: Lunar around, venture river, castle, gurita, bumper boat, mandi bola, magic ring, welly the whale, bumper car, games & midway, fantasy walk, the wild west, live music and fun game.

7. Wisata Agropolitan



Wisata Agropolitan merupakan tempat yang diimpikan banyak orang untuk suasana back to the nature. Suatu kawasan bernuansa pedesaan yang dikelilingi berbagai macam tanaman pangan. Agropolitan adalah proyek percontohan yang tengah dikembangkan Departemen Pertanian dengan maksud ingin mewujudkan suatu kota yang bernuansa pedesaan. Saat ini kawasan agropolitan yang terbilang sukses pelaksanaannya adalah di Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Agropolitan ini sering dikunjungi pelancong dari negara asing seperti Jepang, Cina, Thailand yang ingin berguru mengenai kesuksesan agropolitan ini.

Source: http://www.puncakview.com

Google+ Followers

Followers

Owner

Pengunjung

tumblr hit counter

Translate

follow me on twitter

Popular Posts